Perhatikan!! Sebelum Memilih Pengacara untuk Hak Asuh Anak

 

Kasus perceraian memang sedang marak terjadi di Tanah Air, terlebih dari kalangan selebriti. Berbagai alasan pun bermunculan, dan yang paling mendominasi adalah adanya ketidakcocokan dan hadirnya orang ketiga dalam rumah tangga yang sudah dibina sejak lama. Tentu saja, anak mendapatkan dampak yang paling besar dari kasus perceraian orang tuanya, karena faktanya, hampir semua pasangan yang memilih bercerai telah dikaruniai anak.

 

Bercerai tidak pernah jadi perkara mudah, karena masing-masing pihak pasti menginginkan hak asuh anak. Proses penyelesaian secara hukum pun menjadi pilihan yang harus digunakan, karena pasangan tidak mampu mencapai kesepakatan dalam perbincangan internal secara kekeluargaan. Pengacara hak asuh anak pun banyak dicari. Meski begitu, Anda harus memperhatikan hal-hal berikut saat memilih pendamping dalam proses persidangan.

 

 

 

Memiliki Kemampuan Bernegosiasi dan Litigasi yang Baik

Pertama, pastikan pendamping Anda memiliki kemampuan bernegosiasi dan litigasi yang baik. Pengacara hak asuh anak pilihan Anda harus mampu menjadi penengah serta pembela yang baik. Ia pun harus mampu memberikan solusi terbaik untuk masing-masing pihak.

 

Sementara itu, kemampuan litigasi pengacara sangat dibutuhkan jika muncul pernyataan yang ternyata tidak sesuai dengan yang Anda alami dan bertujuan untuk menjatuhkan. Dalam hal ini, sang pengacara harus memiliki strategi yang sesuai sekaligus pembelaan untuk melindungi Anda sebagai klien.

 

 

 

Perhatikan Biaya yang Ditawarkan

Berikutnya, pastikan Anda menyewa jasa pengacara hak asuh anak dengan biaya yang masuk akal. Anda pasti paham, setiap jasa pengacara tentu memiliki kisaran biaya yang tidak sama. Biasanya, semakin mahal biaya yang ditawarkan, tentu kredibilitas dan profesionalitas sang pengacara sudah tak diragukan lagi.

 

Namun, faktanya tidak selalu demikian. Tidak semua pengacara dengan tarif yang tinggi mampu menjadi pendamping yang baik dalam persidangan, terlebih memenangkan Anda sebagai pemilik hak asuh anak. Sebaliknya, harga yang relatif terjangkau juga tidak menjamin bahwa pelayanan yang diberikan buruk. Oleh karenanya, carilah informasi sebanyak mungkin agar Anda tidak tertipu.

 

 

 

Cari Pengacara yang Taat pada Prosedur

Anda pasti paham bahwa proses perceraian hinggan mendapatkan hak asuh anak bukan menjadi proses yang singkat. Oleh sebab itu, Anda harus mencari pendamping yang taat pada prosedur. Keputusan hasil persidangan bersifat mutlak dan memaksa, bisa saja Anda tidak berhasil mencapai tujuan. Meski begitu, Anda tetap harus menjalankan segala keputusan dengan baik tanpa ada keinginan untuk memperpanjang proses ke tahap yang lebih tinggi lagi.

 

 

 

Tepercaya dan Memiliki Izin Resmi

Semua orang pasti mencari pengacara hak asuh anak yang tepercaya sekaligus memiliki izin resmi dan diakui oleh hukum di Indonesia. Adanya izin resmi akan melindungi Anda dari risiko penipuan yang memang sedang marak sekali terjadi. Oleh karena itu, Anda harus mencari informasi sedetail mungkin tentang sang pengacara. Jika perlu, tanyakan pula kelompok advokat yang diikuti oleh pengacara yang akan Anda pilih.

 

 

 

Pilih Pengacara yang Tidak Emosional

Tak sedikit pengacara hak asuh anak yang mendampingi klien dan melakukan pembelaan dengan emosional. Inilah yang perlu Anda hindari. Mengutamakan emosi tidak akan pernah menyelesaikan masalah, justru akan semakin memperkeruh dan memberatkan keadaan Anda selama menjalani persidangan. Akibatnya, apa yang Anda tuju pun akan sulit dicapai.

 

Itu tadi beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memilih pengacara hak asuh anak. Bagaimana pun juga, Anda memiliki satu tujuan utama yang harus dicapai, yaitu memenangkan hak asuh anak. Oleh karena itu, jangan sampai Anda tidak berhasil mendapatkannya hanya karena salah memilih pendamping selama proses persidangan.

Leave a Comment