Cara Mendapatkan Izin Domisili Perusahaan

Ingin mengurus izin domisili perusahaan (SKDP)? Simak dulu persyaratan dan prosedurnya berikut ini!

Surat Keterangan Domisili Perusahaan (SKDP) merupakan surat izin yang menerangkan domisili atau lokasi badan usaha. Jika eksistensi perusahaan dibuktikan dengan adanya akta pendirian, maka tempat perusahaan menjalankan proses bisnisnya perlu dibuktikan dengan SKDP.

SKPD dikeluarkan oleh kantor kelurahan dengan ditanda tangani oleh lurah dan camat yang saat itu sedang menjabat. Sementara bagi perusahaan yang tempat usahanya berlokasi di desa, maka SKDP dikeluarkan oleh kepala desa setingkat kelurahan dan ditanda tangani oleh camat.

Nah, bagi Anda yang hendak mengurus SKDP, simak persyaratan dan prosedur untuk mendapatkannya dalam pembahasan berikut.

Persyaratan Mengurus Izin Domisili Perusahaan

Cara Mendapatkan Izin Domisili Perusahaan

Ada beberapa dokumen persyaratan yang perlu Anda siapkan untuk mengurus izin domisili perusahaan. Berikut adalah di antaranya:

 

  1. Surat permohonan pembuatan SKDP yang ditujukan kepada Kasatlak PTSP Kelurahan dan ditanda tangani oleh Direktur Perusahaan
  2. Surat keterangan bermaterai yang menyatakan keaslian dokumen dan ditanda tangani oleh Direktur Perusahaan
  3. Dokumen asli dan fotokopi akta notaris dan perubahannya
  4. Dokumen asli dan fotokopi KTP Direktur Perusahaan. Apabila Direktur Perusahaan adalah Warga Negara Asing, dokumen ini dapat diganti dengan paspor
  5. Kartu Keluarga Direktur Perusahaan
  6. Fotokopi NPWP Direktur Perusahaan
  7. Fotokopi bukti kepemilikan tanah seperti sertifikat tanah, akta jual beli, atau girik. Apabila kantor atau bangunan perusahaan yang digunakan menyewa, surat ini dapat diganti dengan surat keterangan dari pengelola gedung dengan melampirkan bukti kepemilikan seperi sertifikat, IMB, serta PBB terakhir.
  8. Fotokopi slip pembayaran PBB tahun berjalan
  9. Dokumen asli dan fotokopi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang diperuntukkan untuk bangunan kantor (bukan rumah tinggal)
  10. Tanda daftar BPJS untuk badan hukum atau badan usaha
  11. Fotokopi slip setoran izin gangguan dan pajak reklame
  12. Surat Keterangan Pajak Retribusi Daerah
  13. Surat pernyataan tidak keberatan dari tetangga sekitar
  14. Fotokopi surat Izin Tempat Usaha (ITU)
  15. Surat kuasa bermaterai apabila diuruskan oleh orang lain

 

 

 

Baca juga: Inilah surat izin yang wajib dimiliki para pengusaha

 

Prosedur Mendapatkan Izin Domisili Perusahaan

Cara Mendapatkan Izin Domisili Perusahaan

Setelah menyiapkan semua dokumen persyaratan yang telah disebutkan di atas, selanjutnya Anda bisa mengurus izin domisili dengan mengikuti prosedur berikut ini.

 

 

  1. Minta Surat Pengantar Pembuatan SKDP ke RT/RW Setempat

Bawa seluruh berkas yang diperlukan ke pengurus RT tempat perusahaan Anda. Pengurus RT nantinya akan membuatkan surat pengantar pembuatan SKDP yang juga disahkan oleh RW.

 

Proses ini sebenarnya tidak dipungut biaya, namun kadang kala ada kebijakan dari pihak RT atau RW untuk mengisi kas, baik itu yang sifatnya sukarela atau yang telah ditentukan jumlahnya.

 

 

 

  1. Datang ke Kantor Kelurahan

Setelah memperoleh surat pengantar pembuatan SKDP dari RT/RW, selanjutnya Anda bisa datang ke kantor kelurahan atau kantor kepala desa setingkat kelurahan untuk menyerahkan berkas-berkas persyaratan dan mengisi formulir permohonan domisili perusahaan yang ditujukan kepada Kepala Satuan Pelaksana PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu).

 

 

 

  1. Penerbitan SKDP

Selanjutnya, Anda tinggal menunggu penerbitan SKDP. Biasanya, proses ini memakan waktu sekitar  3 sampai 8 hari kerja terhitung sejak berkas permohonan diterima oleh kelurahan.

 

Untuk biayanya, proses pembuatan SKDP ini tidak dipungut biaya sepeser pun, namun kemungkinan Anda akan diminta memberikan sumbangan yang besarnya bervariasi di setiap wilayah.

 

 

 

 

Seberapa Penting Izin Domisili bagi Perusahaan?

Cara Mendapatkan Izin Domisili Perusahaan

Lalu, seberapa pentingkah bagi perusahaan untuk memiliki izin domisili? SKDP  sebenarnya memiliki peran yang sangat penting di awal perusahaan berdiri. Pasalnya, selain berfungsi sebagai keterangan domisili, surat ini juga diperlukan untuk mengurus perizinan-perizinan lainnya, seperti Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan lain sebagainya.

 

Jadi, pastikan Anda telah memiliki izin domisili agar tidak mengalami kendala saat membuat surat-surat perizinan lainnya. Semoga bermanfaat!

Leave a Comment