Inilah Syarat-Syarat Mendirikan Perusahaan Perseorangan di Indonesia

Inilah Syarat-Syarat Mendirikan Perusahaan Perseorangan di Indonesia

 

Perusahaan perseorangan memiliki beberapa syarat yang wajib dipenuhi oleh pemilik usaha sebelum mendapatkan izin operasi resmi dari pemerintah. Inilah syarat-syarat tersebut.

 

Status sebuah badan usaha tidak dapat dikatakan sah apabila belum ada izin operasional dari pihak-pihak yang berwenang. Karena itu, mendapatkan status yang sah menjadi prioritas yang mesti Anda utamakan untuk membuat usaha semakin berkembang dari waktu ke waktu.

Saat ini ada banyak sekali bentuk-bentuk badan usaha yang dapat Anda gunakan, mulai dari PT, CV, firma, hingga PMA. Semua bentuk badan usaha tersebut memiliki beragam keuntungan masing-masing yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda. Salah satu bentuk badan usaha yang paling populer di Indonesia adalah perusahaan perseorangan.

Perusahaan perseorangan merupakan sebuah bentuk badan usaha yang cukup unik karena tidak memiliki aturan khusus laiknya bentuk badan usaha lainnya. Jenis badan usaha ini sangat umum digunakan oleh kalangan pengusaha UMKM karena mudah dijalankan dan dikembangkan serta tidak memerlukan modal besar.

Jika Anda tertarik untuk mendirikan perusahaan perseorangan, berikut adalah syarat-syarat yang wajib Anda penuhi:

 

Menentukan Sumber Modal

Modal merupakan hal penting yang menjadi fondasi utama bagi semua jenis usaha. Apabila Anda hendak mendirikan perusahaan perseorangan, persoalan modal tidak bisa dipandang remeh karena sangat berkaitan dengan pengembangan perusahaan Anda di kemudian hari.

 

Beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk memperoleh modal adalah dengan menggunakan tabungan pribadi, pinjaman dari saudara atau keluarga, serta pinjaman modal dari bank.

 

 

Pembukuan Usaha

Sama seperti jenis-jenis badan usaha lainnya, Anda juga diwajibkan membuat pembukuan untuk perusahaan perseorangan. Hanya saja, pola dan syarat pembukuan yang digunakan relatif lebih sederhana daripada bentuk-bentuk badan usaha lain seperti PT atau PMA.

 

Hal-hal yang perlu Anda masukan ke dalam pembukuan adalah: jumlah kekayaan perusahaan, kebutuhan perusahaan, kegiatan surat-menyurat yang masuk dan keluar, perjanjian-perjanjian kerja baik kepada karyawan atau mitra usaha, laporan kegiatan operasional perusahaan setiap periode, dan arsip dokumen-dokumen yang berhubungan dengan kegiatan perusahaan.

 

Baca juga: Akta pendirian perusahaan perseorangan

Pembayaran Pajak

Pembayaran pajak merupakan kewajiban setiap badan usaha yang jumlahnya disesuaikan dengan skala usaha dan pendapatan perusahaan. Untuk persyaratan yang satu ini, Anda sebaiknya memberikan perhatian lebih, sebab pembayaran pajak yang tidak tepat atau telat dapat menghambat laju pertumbuhan usaha yang tengah Anda rintis.

 

Beberapa jenis pajak yang harus Anda urus terkait hal ini adalah pajak penghasilan, pajak pertambahan nilai barang, pajak penjuakan, serta pajak bumi dan bangunan (apabila Anda menggunakan kantor fisik). Beberapa jenis pajak lain juga dapat dikenakan, tergantung pada model dan jenis usaha Anda.

 

 

Mengurus Perizinan Resmi

Dalam mengurus perizinan resmi perusahaan perseorangan, pertama-tama Anda harus menghadap notaris untuk mengisi dan membacakan akta pendirian perusahaan di hadapan saksi-saksi. Setelah proses ini, akta perusahaan Anda wajib didaftarkan ke pengadilan negeri setempat. Proses ini biasanya lebih cepat dibandingkan dengan pendaftaran akta pendirian PT.

 

Jika sudah selesai, selanjutnya Anda harus mengajukan permohonan izin tempat usaha ke Dinas Perekonomian dan Perindustrian kabupaten atau kota. Terakhir, Anda harus mengajukan izin usaha ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan kabupaten atau kota. Apabila semuanya disetujui, maka perusahaan perseorangan Anda telah sah diakui dan dilindungi secara hukum.

 

Demikianlah syarat-syarat yang harus Anda penuhi untuk mendirikan perusahaan perseorangan di Indonesia. Karena lebih sering digunakan dalam usaha skala kecil, perusahaan perseorangan memang tidak memiliki aturan-aturan khusus yang runyam. Akan tetapi, supaya tidak terjadi masalah di kemudian hari, melakukan konsultasi hukum terkait pendirian badan usaha mungkin dapat menjadi opsi yang paling aman untuk Anda lakukan.

Leave a Comment