Inilah Tata Cara Pelaksanaan RUPS pada Suatu Perusahaan

Inilah Tata Cara Pelaksanaan RUPS pada Suatu Perusahaan

Bagi Anda yang masih bingung mengenai tata cara pelaksanaan RUPS, tulisan berikut ini akan membantu Anda memahami hal tersebut.

 

Dalam sebuah perusahaan, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) memiliki peranan yang amat vital karena berkaitan dengan segala kewenangan yang berada di luar jangkauan Direksi dan Dewan Komisaris.

 

RUPS tak hanya berperan sebagai sebuah forum pertemuan antara pemegang saham dengan jajaran direksi saja, tetapi juga menjadi wadah untuk menentukan kebijakan dasar perusahaan dan memenuhi fungsi operasional perusahaan secara legal. Hal ini karena penyelenggaraan RUPS adalah salah satu kewajiban perusahaan yang telah diatur di dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas (UUPT).

 

 

Tata Cara Pelaksanaan RUPS

Selain pertanyaan mengenai kapan waktunya Anda perlu melakukan RUPS, tata cara pelaksanaan RUPS juga kerap menjadi pertanyaan yang paling umum dijumpai.

 

Karena banyaknya peraturan hukum yang membahas tentang prosedur dan tata cara penyelenggaraan RUPS, sebagian besar pengusaha pemula dan orang awam sering kali kebingungan untuk memahami tata cara pelaksanaan RUPS yang baik dan benar. Padahal sejatinya alur yang perlu diikuti sangat sederhana, yaitu:

Pemberitahuan Resmi Agenda RUPS kepada Otoritas Jasa Keuangan

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah membuat pemberitahuan resmi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan melampirkan draft mata acara dan pengumuman RUPS secara lengkap. Pemberitahuan ini harus diterima oleh OJK minimal lima hari sebelum RUPS diumumkan. Aturan ini ada dalam Pasal 8 Peraturan OJK No. 32/Pojk.04/2014.

 

Pengumuman RUPS

Anda harus mengumumkan agenda pelaksanaan RUPS minimal di satu surat kabar harian bertaraf nasional, situs Bursa Efek Indonesia, dan situs perseroan Anda. Pengumuman ini harus dipasang selambat-lambatnya 2 minggu (14 hari) sebelum melaksanakan panggilan RUPS. Dasar hukum dari pengumuman ini dapat Anda temukan di Pasal 10 Peraturan OJK No. 32/Pojk.04/2014.

 

Panggilan RUPS

Prosedur panggilan RUPS memiliki aturan yang serupa dengan pengumuman RUPS. Panggilan ini wajib dilaksanakan minimal 21 hari sebelum RUPS diselenggarakan. Aturan mengenai panggilan RUPS ada dalam Pasal 13 Peraturan OJK No. 32/Pojk.04/2014.

 

Pelaksanaan RUPS

Setelah melakukan pengumuman dan panggilan, Anda dapat melaksanakan RUPS di tempat yang sudah diatur dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas.

Penting untuk diketahui bahwa aturan tempat penyelenggaraan RUPS antara perusahaan terbuka dan perusahaan tertutup cukup berbeda. Oleh karena itu, pastikan Anda memahami semua peraturannya. Pelaksanaan RUPS sendiri tertuang dalam Pasal 8 Peraturan OJK No. 32/Pojk.04/2014.

 

Pengumuman Risalah RUPS

Setelah RUPS selesai, Anda harus mengumumkan risalah RUPS minimal di satu surat kabar harian bertaraf nasional, situs Bursa Efek Indonesia, dan situs perseroan. Risalah ini harus memuat banyak hal secara rinci, di antaranya:

  • Tempat pelaksanaan acara, mata acara, dan waktu acara
  • Anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang hadir
  • Total saham dengan jumlah suara sah berikut persentasenya dari seluruh saham yang ada di perusahaan
  • Pertanyaan dan pengajuan pendapat dari pemegang saham terhadap mata acara rapat beserta jumlah pemegang saham yang bertanya atau mengajukan pendapat
  • Mekanisme pengambilan keputusan saat RUPS berlangsung
  • Hasil pemungutan suara secara lengkap
  • Keputusan akhir dari hal-hal yang dibahas di dalam RUPS

 

Pemberitahuan Resmi kepada Otoritas Jasa Keuangan

Setelah semua hal di atas sudah beres, hal terakhir yang harus Anda lakukan adalah menyampaikan pemberitahuan mengenai pengumuman risalah RUPS beserta salinan risalahnya kepada OJK. Risalah ini harus diserahkan paling lambat 30 hari setelah tanggal pelaksanaan RUPS. Hal ini sesuai dengan yang tertera pada Pasal 33 Peraturan OJK No. 32/Pojk.04/2014 dan Pasal 34 Peraturan OJK No. 32/Pojk.04/2014.

Itulah tadi tata cara pelaksanaan RUPS di suatu perusahaan. Tidak sulit dipahami, bukan?

Leave a Comment